Minggu, 21 Juni 2015

18 Jam Memahat Es ( Ice Carving Jakarta Yolayoli )

Jam menunjukan pukul 19.00. Team Ice Carving Jakarta Yolayoli mulai bergerak ke arah pusat kota, tepatnya ke Hotel Mandarin Oriental Jakarta.

Setelah melewati beberapa kali  diskusi, membuat desain 3D, dan Technical Meeting  dengan Klien, Gani Djemat & Partners, malam itu adalah waktunya kami merealisasikannya.

Beberapa poin  penting sebelum pembuatan Ice Carving adalah
1. Ice yang akan kami buat adalah sebanyak 38 balok es
2. Mengingat banyaknya es balok yang akan kami pahat, maka setiap bagian yang sudah kami selesaikan, akan kami simpan di dalam Freezer yang memiliki suhu -20 derajat selsius. Terimakasih yang sebesar besarnya kepada pihak Mandarin Oriental Jakarta yang telah menyediakan dua ruangan Freezer untuk kami gunakan.
3. Area pembuatan adalah di Loading Dock dan pengerjaan dilakukan mulai malam hari, mengingat malam hari area ini kosong dari kendaraan berbagai vendor.


Tiba di lokasi, kendaraan kami parkir di area parkir lantai 2, sementara truk masuk ke area Loading Dock. Satu persatu kru kami menurunkan balok es , sementara dua pemahat melakukan refresh, melihat gambar dan memastikan urutan bagian yang akan dibuat.


Bukan hal yang mudah mengangkat dan memindah kan es balok ukuran besar ini. Diperlukan tehnik dan cara tertentu untuk mempermudah dan menghindari kecelakaan kerja.

 
Setiap orang fokus di tugas dan tanggung jawab masing masing untuk menghindari waktu terbuang . 

Selesai memindahkan es dari truk ke area Loading Dock, para kru kemudian masuk ke tahap setup di Ball Room.


Sementara Ice Carving Artist mulai membuat bagian demi bagian , mulai dari Ice Base, Logo, Pilar, sampai dengan patung Dewi Keadilan.

Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli


Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli


Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli

Lelah ? Saya jawab iya.... namun bukan alasan bagi kami untuk tidak fokus. Komitmen yang membuat kami tetap fokus untuk menyelesaikan project ini.
Dua atau tiga jam sekali kami harus rehat istirahat menghindari jenuh dan agar hasilnya tetap detail.
Catatan penting yang harus digaris bawahi adalah, takala seorang pemahat menemukan titik jenuh atau kelelahan, sebaiknya meluangkan waktu sejenak untuk istirahat. Sebab apabila dilanjutkan, dikhawatirkan hasil karya akan dibuat tergesa gesa dan tidak detail.


Waktu terus berjalan, melewati tengah malam, kami terus berusaha bagian demi bagian, dan kru kami tetap semangat menyimpan bagian demi bagian yang sudah selesai ke dalam freezer.

Tak   terasa, saat pagi pun tiba, lampu di area Loading Dock dimatikan dikarenakan suasana sudah menjelang pagi. Tampak hilir mudik Karyawan Mandarin Oriental pulang dan datang ( Pergantian Shift ), sementara kami masih terus menyelesaikan bagian demi bagian.

Pagi itu kami di ingatkan seorang Security untuk persiapan pindah lokasi pengerjaan, ke area parkir lantai 3, sesuai kesepakatan sebelumnya, karena dipastikan sebentar lagi area Loading Dock akan penuh dengan mobil mobil Vendor.

Sekali lagi balok balok es ini masuk kedalam mobil , dan kami pindahkan ke area parkir lantai 3.


Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli


Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli


Tak terasa sudah 12 jam kami bekerja melewati malam tanpa tidur. Lokasi di area parkir lantai 3 ini sebenarnya cukup mengganggu. Angin yang bertiup cukup kencang, serta sinar matahari yang muncul mempercepat melelehnya balok balok es ini.

Terus dan terus pekerjaan ini kami kerjakan, dan jam menunjukan pukul 14.00, tiba saatnya kru untuk mengeluarkan bagian demi bagian es balok yang berada di freezer untuk kami display di Ball Room. Sementara Ice Carving Artist tetap fokus menyelesaikan bagiannya.

* Peletakan Ice Base
Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli


* Peletakan Pilar

Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli

Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli


Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli


* Peletakan Top Base
Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli
Terbayangkah anda berat masing masing bagian ini ? menurut kami masing masing bagian memiliki bobot minimal 50 Kg.

Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli


Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli

Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli

Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli


Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli



Jam 17.00, pekerjaan ini bisa kami selesaikan.
- Total pekerjaan ini kami perkirakan selesai selama 18 jam sudah dikurangi masa istirahat. 
- Tinggi Bangunan 2 M
- Lebar Banguna 6 M
- Balok es yang digunakan 38 Balok



Sungguh ini bukan pekerjaan mudah, selain lelah dan tidak tidur sampai sore hari, banyak sekali hal hal yang harus diperhitungkan 
- Bagaimana cara menyusun balok balok es
- Bagian mana yang akan mencair lebih dahulu
- Bagian mana yang harus di display terakhir menghindari es meleleh terlalu cepat
- Dimana titik berat bangunan es ini
- Sambungan mana yang harus di isi crunch ice
dan masih banyak yang harus diperhitungkan , termasuk resiko yang mungkin terjadi



Rabu, 17 Juni 2015

Seni Memahat es by Ice Carving Jakarta Yolayoli

Ice Carving atau Ice Sculpture adalah seni memahat atau membuat patung dengan es sebagai bahan dasarnya. Cukup unik memang, selain kayu, batu dan lain sebagainya, ternyata es balok bisa digunakan sebagai bahan dasar seni pahat / patung.

Dibeberapa negara yang mengalami musim salju, mereka juga memanfaatkan media salju yang dipadatkan untuk membuat patung atau lebih dikenal dengan sebutan Snow Sculpture / Snow Carving.


Bagaimana dengan Ice Carving di Indonesia, khususnya di kota kota besar, seperti Jakarta?
Disini justru letak ke-unik-annya. Semua pemahat es, akan berpacu dengan waktu sesuai kondisi suhu dan cuaca. Ini yang membedakan pemahat es negara tropis dengan pemahat es negara bersalju yang memiliki lebih banyak waktu untuk menyelesaikan karya seninya .








 
Balok es di Indonesia

1. Double Ice Block
adalah dua buah es balok yang disatukan sedemikian rupa, sehingga memungkinkan untuk dibentuk atau di pahat menjadi bentuk yang diinginkan. Di kalangan pemahat dikenal dengan sebutan es sambung.Ciri dari Double ice Block ini adalah terdapat 2 buah garis putih yang memanjang.







Contoh hasil dengan menggunakan Double ice block tampak dibawah ini

Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli





2. Single Ice Block
Adalah balok es yang sengaja dicetak dengan ukuran besar yang memang khusus dibuat untuk Ice Carving. Dikalangan pemahat es jenis ini dikenal dengan sebutan es utuh. Ciri dari es ini adalah, selain sebagai es satu kesatuan, terdapat lapisan putih yang lebih besar hampir  menyeluruh di tengah es balok tersebut.

Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli

 Contoh hasil dengan menggunakan Single ice block tampak dibawah ini


Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli


Dari kedua jenis es di atas, baik Single Ice Block maupun Double Ice Block yang masih menjadi kelemahan adalah adanya lapisan oksigen di dalam es.
Lapisan  ini adalah Oksigen (O2 ) yang terperangkap pada saat proses pembekuan. Kalau saja para pengusaha es ini mau sedikit berpikir untuk menciptakan es balok tanpa lapisan oksigen, mungkin hasil kreativitas para pemahat es akan jauh lebih baik.

 


3. Clear / Crystal Ice Block
Adalah jenis balok es bening tanpa ada lapisan oksigen yang terperangkap di dalamnya. Proses pelepasan O2 dari H2O pada saat pembekuan terjadi dengan sempurna. Proses ini dilakukan dengan sedemikian rupa, dan memakan waktu sekitar 2 sampai 3 hari.
Es Jenis ini adalah es standar internasional, yang tentu saja harganya sangat jauh berbeda.
Di Indonesia, es jenis ini hanya di temukan di Bali.
Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli


  Contoh hasil dengan menggunakan Crystal ice block tampak dibawah ini, Elegan dan Indah sekali.

Ice Carving Jakarta yolayoli
Ice Carving Jakarta yolayoli


Semoga Ice Carving Jakarta yolayoli akan bisa memproduksi sendiri jenis Clear / Crystal Ice Block dalam waktu dekat.



Ice Carving Artist

Saat ini ke-unikan Seni Pahat Es masih belum tergantikan. Kita bisa temui pengguna jasa ice carving ini, mulai dari perorangan, industri catering, dekor, cafee /restoran sampai dengan dunia perhotelan

Menggeluti dunia ice carving, dan berhubungan dengan berbagai sektor industri, saya coba untuk membagi dunia pemahat es menjadi dua.
1. Yang pertama adalah Pemahat Tradisional
2. Pemahat Proffesional

Pemahat tradisional

Pemahat es jenis ini sering kita temui di kalangan atau dunia catering. Saya menyebut mereka sebagai pemahat tradisional dengan berbagai alasan, diantaranya
- Peralatan yang digunakan seadanya yakni hanya sebilah pahat standar
- Hasil karya mereka cendrung kasar dan statis ( hanya bisa membuat bentuk bentuk yang sering mereka buat. Apabila diminta untuk memahat bentuk baru, mereka cendrung tidak bisa )
- Pada dasarnya, mereka sebenarnya adalah tim dekorasi pada sebuah katering, bukan pemahat sungguhan.
- Keberadaan pemahat tradisional ini dikarenakan adanya kebutuhan pihak katering untuk menyediakan ice carving yang diminta klien.  Sayangnya pola pikir pengusaha katering yang berpikir " ASAL ADA ", menyebabkan hasil karya seni ice carving ini, menjadi tidak menarik karena "ASAL ADA"


Pemahat Profesional

Adalah pemahat yang mengedepankan nilai seni pahatan. Pemahat jeni ini biasa ditemui di industri perhotelan, baik di area Kitchen Art maupun si Chef itu sendiri.
Kelebihan dari pemahat profesional ini antara lain adalah;
-. Mereka menggunakan peralatan ( Tools ) profesional.
-. Hasil pahatan sangat halus
- Bentuk pahatan sesuai dengan perbandingan aslinya dan memiliki nilai seni dan nilai guna yang tinggi
- Mereka memahat by feeling, sehingga bentuk apapun bisa mereka buat .



Peralatan dan Gaya Memahat

Secara garis besar kita mengenal dua peralatan dan gaya memahat;
1. Gaya Eropa 

Dimana para pemahat ini menggunbakan peralatan mesin seperti, Chain Saw, Drill dan lain sebagainya

2. Gaya Jepang / Asia

Dimana para pemahat ini biasanya menggunakan peralatan manual, seperti Hand Saw, Chisel, fork dan lain sebagainya



Ice  Carving dimasa mendatang

Pada akhirnya kami selaku Ice Carving Artist berharap, dunia ice carving bisa dijadikan industri hiburan dimana para pemahat bisa melakukan demonstrasi di panggung panggung hiburan dan menjadi tontonan yang menarik. Tidak hanya di lihat hasil akhinya, akan tetapi juga proses pembuatannya